OPS. DIST

Dalam sistem ketenaga listikan yang patut menjadi perhatian adalah bagaimana megoperasikan tenaga listrik secara handal, tidak terputus putus yang secara kontinu selalu dapat menyalurkan tenaga listrik pada para pelanggan PLN. Disamping itu sesuai dengan tuntutan perkembangan atas listrik menjadi kebutuhan yang primer khususnya di kalangan masyarakat perkotaan factor kualitas atau mutu akan listrik menjadi hal yang mulai menjadi tuntutan utama. Tidak sering padam, tegangan yang stabil dan tidak berfluktuasi ( dip, flicker) adalah sebagian tuntutan yang harus menjadi perhatian utama.

Secara sistem mutu tenaga listrik dihasilkan mulai dari pembangkit kemudian disalurkan melalui jaringan transmisi baik melalui tegangan Extra Tinggi ( di pulau Jawa – 500 kV) ataupun melalui tegangan tinggi ( 150 dan 70 KV) dimana pada tegangan tinggi ini para pelanggan PLN mulai memakai aliran listrik PLN, kemudian diturnkan lagi menjadi tegangan 20 kV untuk mensupply tenaga listrik para pelanggan PLN dan diturunkan lagi menjadi tegangan 6 kV atau ke tegangan rendah 220 V atau 110 V sampai ke pelanggan PLN yang merupakan pelanggan terbanyak PLN. Suatu hal yang cukup menantang untuk mempertahankan mutu listrik dari pembangkit sampai ke para pelanggan.

Hal lain yang juga perlu menjadi perhatian adalah mutu peralatan listrik yang digunakan dimana dalam realitanya peralatan listrik yang digunakan PLN dari berbagai merk dan beragam produk peralatan listrik yang digunakan dimana hal ini merupakan factor internal di sisi PLN.

Faktor eksternal dapat mempengaruhi mutu listrik PLN antara lain jenis beban yang tersambung di jaringan listrik PLN apakah bersifat induktif, kapasitif atau beban2 yang menimbulkan arus harmonisa bagi mutu tegangan PLN atau beban2 yang menimbulkan kerlip teganan ataupun menyebabkan pengaruh pada aliran listrik PLN seperti terjadinya gangguan di sisi instalasi pelanggan, terjadinya gangguan jaringan PLN, pengaruh alam, cuaca, petir dan lain sebagainya.

Untuk menyalurkan tenaga listrik secara berkesinambungan tersebut diperlukan cara dan metoda2 tertentu dalam mengelola penyaluran tenaga listrik tersebut. Pada bahasan berikut akan difokuskan pada jaringan sistem distribusi PLN utamanya pada sisi tegangan pelayanan sistem distribusi yaitu tegangan menengah 20 kV kebawah dengan sedikit bahasan disisi tegangan rendah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: